
Bro ‘n Sist, cita-cita yang dimiliki diantara kita pasti mempunyai perbedaan. Mungkin cita-citanya hanya setinggi pohon jambu dekat rumah tetangga sebelah, kalau cita-citamu setinggi atap rumah tetanggamu yang bertingkat. Sedangkan cita-citaku kugantungkan setinggi langit.
Kalau dipikir-pikir, lebih enak punya cita-cita seperti cita-citanya yang tingginya setinggi pohon jambu daripada cita-citaku yang setinggi langit. Tapi tunggu dulu… cita-cita yang mudah belum tentu menghasilkan hal yang memuaskan. Justru cita-cita yang sulit menghasilkan hal yang memuaskan. Apa salahnya jika kita masih bisa membuat balon udara untuk terbang ke langit dan hasilnya kita bisa melihat pemandangan yang menarik dari langit sana daripada hanya memanjat pohon jambu, apa yang bisa kita lihat? Belum tentu ada yang menarik… Sama halnya dengan, mengapa harus jadi tukang cat, kalau kita masih punya kesempatan untuk jadi pemilik pabrik cat? So, nggak ada yang melarang untuk bercita-cita setinggi langit. Selama ada kemauan dan keyakinan dalam diri kita sendiri, selama itu juga kita bisa meraih cita-cita itu.
Kita sebagai manusia dilahirkan dengan berbagai kemampuan. Suatu kemampuan yang tidak diasah tidak akan mengalami kemajuan. Jadi, mulai dari sekarang kita asah kemampuan kita untuk terus maju menuju ke arah mimpi cita-cita kita yang awalnya jauh, tapi lama-kelamaan akan hadir di depan mata.
Tapi ingat Bro ‘n Sist,, kita harus mempersiapkan strategi-strategi agar kita tidak jatuh dan berhenti begitu saja di tengah perjalanan menuju ke cita-cita kita. Kita harus memperhatikan 3 kunci utama dalam meraih cita-cita, yaitu :
1. Mental. Diantaranya kita harus sabar. Jangan pernah menyerah meskipun kegagalan menghampiri kita. Selalu optimis bahwa kita bisa meraih cita-cita kita.
2. Usaha. Berusaha semaksimal mungkin. Lakukan yang terbaik untuk hasil yang terbaik pula.
3. Doa. Berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah kita berusaha sekuat tenaga. Kita tidak bisa memungkiri bahwa segala sesuatunya hanya ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Beberapa hal di atas harus tertanam dalam diri kita. Kita juga harus menyadari bahwa segala sesuatu itu tidak akan berjalan tanpa berawal dari kemauan diri sendiri.
Bro ‘n Sist, jangan sampai kita sebagai generasi muda menjadi generasi yang statis, takut dalam menghadapi tantangan. Padahal dengan menghadapi tantangan kita bisa menuju ke arah yang lebih maju karena kita bisa menemukan hal-hal yang baru dari tantangan tersebut.
Untuk generasi terdahulu, diharapkan bisa membantu dan tidak pernah mematahkan semangat generasi muda yang ingin menggapai cita-cita yang diinginkannya.
OK, Bro ‘n Sist… kini jangan takut kalau cita-citaku, cita-citamu, dan cita-citanya setinggi langit sekalipun. Raihlah mulai sekarang, dan ingat, jangan pernah ada kata MENYERAH…